Ada Apa,,,?, Dana Stimulan Di Desa Purwosari.

INFOLUTIM.COM-

Tomoni timur desa purwosari  selasa (13/02/2018) dana stimulan di desa purowosari di duga bermasalah dari hasil tim investigasi ,dimana dana stimulan di desa tersebut berjalan mulai dari tahun 2015  sampai tahun 2017 dimana jumlah dana  stimulan yang di kucurkan oleh pemerintah  di duga sebesar kurang lebih RP.300.000.000.00 (tiga ratus juta rupiah )

Dimana dana stimulan ini adalah  Dana hibah yang diberikan untuk memulai dan memacu suat program/ proyek. Dana ini sangat terbatas, oleh karenanya sipenerima hibah diharapkan dapat memanfaatkannya sebaik-baiknya, memilih kegiatan yang tepat, dan mengembangkannya sehingga keseluruhan program/proyek dapat diselesaikannya secara mandiri. Namun yang yang terjadi di desa porwasari ini malah dana stimulan di pake oleh bendahara dana stimulan .

Awak Media – di kunjungi langsung PLT sekdes desa porwosari di kediaman nya oleh awak media kami ” iya dana stimulan di desa kami saat ini memang bermasalah semua pengurus dana stimulan sudah di panggil dan di mintai keterangan mereka dimana  di antara pengerus dana stimulan mulai dari bendahara ,sekertaria,dan ketua juga sebagian masyarakat yang mengambil dana stimulan ujarnya

Lanjut- kalau saya tidak salah bendahara nya yang bermasalah kalau saya tidak sala dengar karna bulan kemarin  inspektorat datang kerumah SM bendahara stimulan dan juga kalau saya tidak salah informasi sekarang berkas laporan sudah ada di kejaksaan wotu  tapi bagusnya kalau langsungki saja kerumahnya takutnya nanti saya salah  tambahnya .

Tim investigasi langsung mengunjungi rumah SM bendahara dana stimulan  iya berkata ” benar adanya apa yang di sampaikan oleh PLT sekdes desa purwosari kalau saya memang saat ini dalam tahap pemeriksaan bahkan saya sudah di datangi oleh inpektorat malili bulan kemarin dan saya juga sudh di periksa dari pihak kejaksaan wotu ,cetusnya

Lanjut –  memang saya akui saya yang mengunakan sebagian dana stimulan,yang saya gunakan  kurang lebih RP. 200.000.000.00(dua ratus juta rupiah) saya sangat berterimkasi dari inspektorat dan kejaksaan wotu masi memberi saya waktu untuk melakukan pengembalian uang dana stimulan  yang saya pake dalam waktu 1(satu bulan ) ini bebernya

sekarang saya berencana mau menjual tana pekarangan saya beserta rumahnya dan juga satu tempat penggilingan padi beserta mesin penggilingan nya dimana luas pekerangan saya kurang lebih -+ 1/4 hektar sebesar RP. 600.000.000.00.(enam ratus juta rupia) dan nantinya harga dari tanah saya ini akan mengantikan uang dana stimulan ke pemerintah pungkasnya.

(Sukma-IL/Nirwan)