Atraksi Maut!!! Di HUT IKS-PI Kera Sakti Yang Ke 38

Infolutim.com – Tomoni

Hari ulang tahun IKS-PI Kera Sakti yang ke-38 digelar di Lapangan Kecamatan Tomoni Minggu,11 Februari 2018. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan pendekar IKS-PI Kera Sakti utusan dari tiap-tiap Kecamatan se-Luwu Timur.

Selain Ketua Umum IKS-PI Kera Sakti Luwu Timur Heriyanto, SH yang didampingi oleh para pengurus dan sesepuh, hadir juga dalam acara ini Anggota Dewan sekaligus Ketua Umum IPSI Kabupaten Luwu Timur Aris Situmorang.

Acara dimulai dengan pembukaan dan sambutan-sambutan, lalu dilanjutkan dengan jalan santai dari dan finish di lapangan kecamatan Tomoni. Acara kemudian dilanjutkan dengan Atraksi-atraksi beladiri oleh para pendekar dari masing-masing kecamatan.

Aris Situmorang, dalam sambutannya langsung membakar semangat para pendekar IKS-PI dengan meneriakan yel-yel perguruan dan disambut dengan gegap gempita oleh ratusan pendekar yang hadir. Aris kemudian mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-38 kepada IKS-PI Kera Sakti dan meminta agar segenap pengurus dan anggota selalu disiplin, giat berlatih dan terus mengembangkan perguruan.Sehingga prestasi IKS-PI Kera Sakti terus bertambah.

Sementara itu Heriyanto atau biasa lebih dikenal sebagai Heri Sikumbang, Ketua Umum IKS-PI Kera Sakti Luwu Timur mengatakan kepada Pewarta Media Infolutim bahwa hari ulang tahun IKS-PI Kera Sakti sebenarnya jatuh pada tanggal 15 januari tetapi karena berbagai kesibukan maka baru bisa dilaksanakan pada tanggal 11 Februari 2018.

“Hari ulang tahun IKS-PI Kera Sakti harusnya tgl 15 Januari tapi baru hari ini bisa dilaksanakan karena berbagai kesibukan. Selain ulang tahun, acara ini dimaksudkan sebagai ajang silahturahmi bagi setiap anggota yang tersebar diseluruh Luwu Timur ini. Ada tiga rangkaian kegiatan yang akan dilakukan hari ini yaitu pertama Jalan santai, kedua Atraksi beladiri dan yang ketiga adalah Bakti sosial.” Imbuhnya.

“Sebenarnya masih banyak anggota yang tidak sempat hadir diacara ini karena kesibukan, kebetulan ini adalah musim tanam padi yang jadwal tanam itu tidakbisa ditunda. Kemudian orang-orang tua yang kebetulan vakum dalam latihan dan tidak punya seragam. Yang jelas ada ribuan sebenarnya anggota kita kalau semuanya bisa hadir.” Imbuhnya lagi.

Atraksi beladiri menjadi perhatian utama para penonton yang datang menyaksikan kegiatan IKS-PI Kera Sakti ini. Mereka tampak antusias dan bertepuk tangan riuh saat menyaksikan atraksi-atraksi yang disuguhkan oleh para pendekar IKS-PI Kera Sakti.

Hingga menjelang tengah hari,walaupun diterpa panas terik tetapi para pendekar tetap bersemangat mendemontrasikan berbagai ‘atraksi maut’ seperti parade beladiri, memecahkan genteng dan batako dengan tinju maupun dikepala, Jembatan besi, dilindas kendaraan bermotor, teknik ringan badan dengan bergelantungan di balon neon dan berbagai atraksi lainnya yang membuat para penonton berdecak kagum dan bertepuk tangan riuh. (Djiesam-IL)