Bantu Warga, Desa Tarengge Timur Buka Layanan Pengurusan KTP.

Infolutim.com-

Untuk membantu masyarakatnya dalam pembuatan berbagai kelengkapan administrasi kependudukan, maka kantor desa Tarengge Timur pada Rabu, (15/11/2017) bekerjasama dengan dinas Dukcapil membuka pelayanan administrasi kependudukan bagi seluruh masyarakat yang ingin membuat kartu KK, KTP, akta kelahiran dan juga akta nikah khusus untuk non muslim.

Dalam kegiatan ini, warga tampak antusias dengan berbondong -bondong mendatangi kantor desa tarengge timur untuk mengurus kelengkapan administrasi kependudukan mereka. Masyarakat desa tarengge timur yang datang itu memberikan apresiasi terhadap kepala desa tarengge timur dengan adanya kerjasama pelayanan dari pemerintah desa dan dinas Dukcapil, sehingga warga tidak perlu jauh-jauh mengurus kelengkapan administrasi kependudukannya ke Malili.

Saat  awak media Infolutim menanyakan kepada seorang warga yang bernama yuliati puntang mengenai adanya kegiatan ini, maka ia pun menjawab “ kami merasa sangat terbantu dengan adanya pembuatan kartu KK atau KTP di desa ini karena kami semua tidak perlu lagi bersusah payah untuk pergi ke malili atau ke kecamatan karena disinipun ternyata bisa melakukan pembuatan kartu KK atau KTP” ungkap Yuliati puntang.

Ternyata bukan hanya warga desa tarengge timur saja yang datang dalam kegiatan ini, warga desa tetangga seperti desa manuggal  juga ikut  hadir untuk melakukan pembuatan langsung kartu Kk atau KTP. Sama halnya dengan warga desa tarengge timur, warga desa Manunggal juga berpendapat bahwa kegiatan ini sangat bagus karena selain prosesnya cepat, mereka tidak perlu jauh-jauh ke Malili.

Terkait dengan pelayanan ini Kepala desa Tarengge Timur Desius Rantetana mengatakan “ kegiatan pelayanan ini langsung ke masyarakat  karena selama saya menjabat  4 tahun ini, saya telah memerintahkan pada teman-teman kepala dusun untuk mencatat atau mendata ulang yang mana-mana saja masyarakat yang belum lengkap administrasinya, baik itu KTP, KK akta kelahiran maupun  akta nikah. Setelah teman- teman melakukan pendataan ternyata masih 20% masyarakat desa tarengge timur yang belum lengkap administrasinya. Adapun untuk akta nikah, banyak teman-teman nasrani yang belum punya akta nikah saat dikonfirmasi di gereja-gereja. Ya memang benar di mata Tuhan itu sudah sah, tapi dalam administrasi kependudukan itu belum sah maka dari itu kami membuatkan akta nikahnya khusus untuk yang non muslim. Harapan saya, setelah saya selesai menjabat sebagai kepala desa tarengge timur ini, saya ingin seluruh masyarakat desa ini sudah lengkap dari segala administrasi mulai dari KK, KTP, Akta kelahiran atau akta nikah” demikian tutur kepala desa tarengge timur.

“IL-DENI”