Daripada Demo, Wabup Ingatkan Serikat Buruh Lebih Utamakan Dialog

INFOLUTIM.COM-

Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam meminta agar Serikat Buruh lebih mengutamakan dialog dalam menyampaikan aspirasinya ketimbang langsung melakukan aksi demo. Menurut Irwan aksi demo harusnya menjadi pilihan terakhir jika dialog tidak menemui kesepakatan. Namun dirinya percaya segala persoalan bisa diselesaikan, tanpa harus melalui aksi demo.

Demikian dikatakan Irwan saat membuka Musyawarah Unit Kerja (Musnik) Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan (FSPKEP)Unit Kerja Vale Indonesia periode 2018 – 2021 di Gedung Ontaeluwu Sorowako Kecamatan Nuha, Selasa (13/02/2018).

Irwan menilai banyak kerugian yang bisa ditimbulkan dari aksi demo. Mulai dari mengganggu aktivitas masyarakat lain, fasilitas publik juga terganggu dan bahkan jika berlebihan bisa menyebabkan terjadinya kerusuhan yang tidak di inginkan bersama.

Musnik ini mengangkat tema “merajut asa dengan integritas dan kompetensi” dihadiri oleh Sekjen DPP FSPKEP, Siruaya Utamawan, Management PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, Camat Nuha, Masdin, Lurah Magani, Ishak Nyonri, Ketua FSPKEP PT Vale Indonesia, Hasbi Bidol dan seluruh peserta Musnik.

Wakil Bupati Luwu Timur ini juga mengatakan pemerintah daerah mengharapkan agar semua Serikat Buruh yang ada di Luwu Timur bisa menjembatani seluruh keinginan dan harapan buruh.

“Makanya koordinasi dan sinergi ini penting kita lakukan, dan pemerintah siap memfasilitasi Serikat Buruh untuk mengkomunikasikan atau negosiasikan segala aspirasi pekerja,” tambahnya

Irwan juga mengatakan bahwa kehadiran PT Vale Indonesia di Luwu Timur harus diakui telah memberikan dampak yang baik bagi masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan PT Vale Indonesia harus dijaga sebagai aset penunjang ekonomi di wilayah Luwu Timur. (Sukma-IL/kominfo).