Breaking News

Diduga Salah Satu Proyek APBD diDesa Lamaeto Tidak Sesuai Bestek.

Diduga Salah Satu Proyek APBD diDesa Lamaeto Tidak Sesuai Bestek.

Infolutim.com_

Pekerjaan proyek Desa Lamaito, kecamatan Angkona Kab.Tuwu Timur di duga tidak sesuai Bestek dan tanpa papan proyek.

Hasil konfirmasi salah satu warga pada sabtu (31/12/2017) melalui via telpon  yang sering memantau pekerjaan proyek di desa Lamaeto kecamatan Angkona, mengatakan kalau pekerjaan itu tidak sesuai bestek karna di bagian bawah pondasi di duga kecil dan juga batu yang di pasang di duga hanya satu Batu dan proyek tersebut dari dinas PU kabupaten luwu timur. ujarnya

Lanjut , kalau diperiksa itu atau di bongkar pasti panjang karna rata – rata  hampir semua sama dan juga mereka tidak memasang papan proyek yang mana di atur dalam peraturan Secara umum, terkait pemasangan papan nama proyek, ada sejumlah peraturan perundang-undangan yang dapat menjadi rujukan, antara lain yaitu:

  1.   Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis    Bangunan Gedung (“Permen PU 29/2006”)
  2.   Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan (“Permen PU 12/2014”)

1.Sebelu dan selama kegiatan membangun dilaksanakan harus dipasang papan proyek yang mencantumkan nama proyek, nama pemilik, lokasi, tanggal izin, pemborong, dan Direksi Pengawas dengan cara pemasangan yang rapi dan kuat serta ditempatkan pada lokasi yang mudah dilihat.

  1. Dalam hal proyek cukup besar, atau berada pada pekarangan yang luas maka papan proyek tersebut harus dipasang pada beberapa tempat yang mudah dilihat.
  2. Bentuk ukuran dan warna papan proyek sebagaimana dimaksud pada ayat (1), akan ditetapkan kemudian tambahnya

Saat dikomfirmasi, Efa PPK dinas PU kabupaten Luwu Timur melalui via telpon mengatakan kalau itu sudah di PHO dan juga volume pekerjaan sudah lebih kalau pun ada yang tidak sesuai bestek atau kekurangan volume itu suda ada lebihnya ujarnya

Lanjut kalau soal papan proyek ya kami minta maaf pak karna saya juga jarang di lokasi karna sudah ada konsultan pengawasnya Jafar tambahnya.

Sesuai apa yang diutarakan PPKnya maka awak media infolutim segera meminta komfirmasi ke Jafar konsultan pengawas proyek tersebut via watsap senin ( 1/1/2018) dia berkata ke awak media kami ” Kalau dari pengawasan saya tidak pernah saya liat yang begitu, karna tidak setiap harika juga liat itu pekerjaan, Kalau pun ada yang kita liat kurang,mungkin bisaki juga liat kelebihan pekerjaan di lokasi pak, panjang rencana pekerjaan 190 meter, realisasi 202 meter  “ujarnya.

Lanjutnya, terkait Papan proyek waktu itu saya suruh ji pasang tapi belum selesai di cetak, Tidak di benarkan kalau tidak pasang papan proyek ,tapi kalau itu di tunggu selesai baru mau kerja orang,dimana pekerjaan waktu yang di berikan hanya 30 hari kelender tambahya

Menurut warga setempat ini dikarenakan kurangnya pengawasan dari konsultan pengawas dan juga dinas PU kabupaten luwu timur.

Pekerjaan yang di duga tidak  sesuai bestek dan juga tidak memakai papan proyek itu  akhirnya bisa di loloskan oleh PPK dinas PU dengan dilakukan (PHO). Sungguh jadi pertanyaan , di duga sebagian PPK hanya melihat volume tanpa mempertimbangkan kwalitas pekerjaan. “Tutup warga yang enggan di sebutkan namanya.

“NIRWAN_IL”

 

Check Also

Menjadi Narasumber, Kadis Pendidikan Luwu Timur Tunjukkan KP1 Sektor Pendidikan

Menjadi Narasumber, Kadis Pendidikan Luwu Timur Tunjukkan KP1 Sektor Pendidikan INFOLUTIM.COM- Bupati Luwu Timur yang …