Dinas Lingkungan Hidup Hadiri Sosialisasi Rencana Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit

INFOLUTIM.COM-

Burau desa benteng rabu (14/02/2018) pertemuan rapat sosialisasi di kantor desa benteng membahas

tentang sosialisasi UKL- UPL rencana pembangunan pabrik kelapa sawit yang di hadiri oleh dinas DLH (dinas lingkungan hidup) di malili kabupaten luwu timur  dan kepala camat burau dan dinas terkait beserta innvestor

Aktivitas pembangunan yang dilakukan dalam berbagai bentuk Usaha dan/atau Kegiatan pada dasarnya akan menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Dengan diterapkannya prinsip berkelanjutan dan berwawasan lingkungan dalam proses pelaksanaan pembangunan, dampak terhadap lingkungan yang diakibatkan oleh berbagai aktivitas pembangunan tersebut dianalisis sejak awal perencanaannya, sehingga langkah pengendalian dampak negatif dan pengembangan dampak positif dapat disiapkan sedini mungkin.

Perangkat atau instrumen yang dapat digunakan untuk melakukan hal tersebut adalah Amdal dan UKL-UPL, Amdal dan UKL-UPL juga merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan Izin Lingkungan.

Usaha atau kegiatan dilihat dari perspektif lingkungan hidup terbagi tiga tingkatan:

Usaha atau kegiatan Wajib AMDAL;

Usaha atau kegiatan Wajib UKL UPL;

Usaha atau kegiatan Wajib SPPL.

Usaha atau kegiatan yang mana yang wajib Izin lingkungan? ….

Pasal 36 ayat (1) Undang Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH) menyebutkan bahwa “Setiap usaha dan/atau kegiatan yang wajib memiliki amdal atau UKL-UPL wajib memiliki izin lingkungan”.

Dengan demikian usaha atau kegiatan yang wajib memiliki  izin lingkungan adalah:

Usaha dan/atau Kegiatan yang wajib memiliki AMDAL atau

Usaha dan/atau Kegiatan yang wajib memiliki UKL-UPL

Rapat rencana pembahasan tentang pembangunan kelapa sawit di hadiri juga masyarakat desa banteng namun di sela sela pembukaan wacana pembahasan tentang UKL UPL  tiba tiba  SAPMA PP (satuan pelajar mahasiswa pemuda panca sila )dan  masyarakat lebih dulu menolak keras dan sempat ada adu mulut  yang hebat dari dinas terkait dan dari pihak investor mereka membuat suasana menjdi tak terkendali

Yang pada intinya kami menolak apa yang perlu di bahas lagi sejak pertama pertemuan kami masyrakat desa benteng dan SAPMA PP sudah menolak apanya lagi yang harus di bicarakan ungkap sala satu pemuda benteng skaligus ketua SAPMA PP (Satuan pelajara mahasiswa pemuda panca sila)

Pihak investor dan dinas terkait tidak sempat mengeluarkan kata kata dan berkata kalau memamg seperti itu memang tidak di benarkan kalau masyrakat memang menolak tapi UKL UPL  tetap akan di bahas di dinas DLH (dinas lingkungan hidup)sesuai dengan perosedur untuk pelaporan kami dan pabila selesai  maka akan di terbitkan  rekomendasi ketidak layakan lingkungan ungkap SAYAMSUL ARIFIN LIAS.dari phus likbang unhas (pusat penelitian dan pengembangan hidup unhas) jadi pertemuan di desa terkait pembahasan pembangunan perusahaan kelapa sawit kami anggap tidaka ada lagi .

(Sukma-IL/NIRWAN)