Kembangkan Kreatifitas,  Siswa  SMAN 9 Luwu Timur Buat Tas Dari Tali Kur.

Infolutim.com-

Disela rutinitas sekolahnya, para siswa SMAN 9 Luwu Timur tampak asyik membuat tas dari bahan tali kur. Tas buatan siswa siswi SMAN 9 Luwu Timur ini sangat menarik dan variatif. Tas tali kur yang menarik ini dikerjakan langsung oleh para siswa siswi SMAN 9 Luwu Timur dan dibimbing oleh guru pembina keterampilan sehingga hasilnya bagai buatan pabrik.

Guru keterampilan SMAN 9 Luwu Timur Mawar, mengatakan bahwa kegiatan pembuatan tas di SMAN 9 Luwu Timur ini baru berjalan beberapa bulan, namun para siswa sudah mampu membuat beberapa buah tas. Padahal untuk pembelajaran kepada siswa hanya dilakukan 2 jam dalam sehari untuk 1 kelas. Pelajaran pembuatan tas ini hanya dikhususkan untuk siswa kelas 11. Sedangkan kelas 10 dan kelas 12 ada keterampilan yang lain. Jadi proses pembelajarannya dilakukan disekolah dan pengerjaannya dapat dilanjutkan dirumah para siswa masing -masing.

Untuk biaya bahan ditanggung sendiri oleh masing-masing siswa dan dikumpulkan disekolah karena untuk bahan-bahannya harus dipesan dari Makassar. Hasil pembuatan tas-tas tersebut sepenuhnya menjadi milik siswa, apakah mau dijual atau dipakai oleh siswa sendiri itu terserah dari siswa sendiri. Dari pihak sekolah hanya mengajarkan untuk pembuatannya saja.

Mawar berharap dengan adanya pelatihan pembuatan tas dari tali kur ini,  para siswa dapat berkreasi dan dapat menambah pengalaman dan keterampilannya, sehingga nanti setelah lulus sekolah sudah ada bekal keterampilan untuk membuka lapangan kerja sendiri. Pihak guru juga sangat berharap ada suatu wadah yang mau menampung hasil kreatifitas siswa SMAN 9 Luwu Timur.  Tutur  Mawar kepada awak Media Infolutim Selasa, (17/10/2017).

Gede Rian Mahendra , siswa SMAN 9 Luwu Timur mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka karena para siswa mendapatkan tambahan Ilmu pengetahuan untuk mengasah keterampilannya, sehingga nantinya para siswa bisa memanfaatkan keterampilannya itu untuk menjadi  sebuah bisnis yang bisa menghasilkan rupiah. Jadi bukan hanya ilmu yang didapat tapi bisa juga menghasilkan. Mudah-mudahan kedepannya kami bisa lebih lancar membuat tas dan bisa membuat keterampilan yang lainnya, pungkasnya.

Siswa SMAN 9 Luwu Timur yang lain bernama Reva Jois Semeda mengatakan hal yang senada dengan rekannya bahwa  pembelajaran pembuatan tas disekolah ini sangat kreatif, karena bisa membuat teman-teman siswa menjadi lebih bermotivasi untuk lebih kreatif dalam mengembangkan bakat dan keterampilannya. kegiatan ini sebagai usaha yang menghasilkan nilai plus buat sekolah dan pribadi siswa sendiri. Reva kemudian menambahkan bahwa ia berharap agar teman-temannya yang telah mahir dalam beragam keterampilan bisa berbagi ilmu dengan teman-teman diluar sana.

“MONO-IL”