Infolutim.com-

Peran TP-PKK untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga terus dilaksanakan, salah satunya dengan membina kelompok-kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang ada di masing-masing Desa se-Kabupaten Luwu Timur, demikian disampaikan Wakil Sekertaris Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur Hj. A. Zulhidayah yang mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur Drs. Hj. Puspawati Husler saat membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Pengelola Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang digelar oleh Pokja II Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur,  Selasa (15/05/2018) di Aula Rujab Bupati Luwu Timur.

Lebih lanjut, Hj. Zulhidayah sebelumnya mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini, ia menambahkan, bahwa pelatihan peningkatan kompetensi ini bertujuan untuk memberikan informasi yang tepat pada semua kader dan pelaku usaha guna meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Pembinaan kelompok UP2K perlu dilakukan secara rutin. Hal ini mengingat sangat membantu pendapatan keluarga. Disamping melalui peningkatan pembinaan, ia juga mengatakan, perlu pemberian bantuan modal pada kelompok UP2K di masing-masing Desa/Kelurahan, guna memotivasi agar terus memperdayakan kelompok usaha guna peningkatan kesejahteran keluarga.

“Pelaksanaan UP2K merupakan salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan keluarga yang dicerminkan dengan meningkatnya kemampuan keluarga. Disamping itu, dengan keberadaan kelompok UP2K diharapkan dapat mempermudah dalam memberikan bantuan bagi usaha lemah untuk menumbuhkan kewirausahaan,” ujar Hj. Zulhidayah.

Sebelumnya, Masnani, Spd selaku pelaksana kegiatan melaporkan bahwa, kegiatan ini diikuti oleh para Ketua TP-PKK Kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur, Ketua dan Sekertaris UP2K Kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur serta Ketua TP-PKK Desa LOKUS program unggulan POKJA II TP-PKK Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan yang bertujuan untuk membina para pengelolah dan mengembangkan kegiatan usaha keluarga ini menghadirkan narasumber dari Bank Rakyat Indonesia Unit Malili, Adi Sastrawan, Pegadaian Malili, Rahmad Saleh, dan Lembaga Yayasan Fatimah As Syahra Makassar, Dra. Nuraeni.

(Soekma-IL/kominfo)

 

KOMENTAR