Breaking News

PROFILE DESA BALIREJO

DESA BALIREJO

PROFILE KEPALA DESA

  1. NAMA : KETUT ARTAWAN
  2. JABATAN : KEPALA DESA BALIREJO
  3. NO. TELP : 082334067369
  4. ALAMAT : DUSUN MELATI
  5. TEMPAT TGL/ LAHIR :
  6. AGAMA : HINDU
  7. STATUS :KAWIN

PROFILE DESA

  1. NAMA DESA : DESA BALIREJO
  2. VISI / MISI : Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat serta Melayani dengan sepenuh Hati
  3. LUAS WILAYAH :

8 km2 letak dan batas: utara DESA ARGOMULYO, barat DESA TAWAKUA, selatan DESA SOLO timur, WANASARI

  1. Persawahan – ha,
  2. Perkebunan 282 Ha,
  3. Tambak – ha
  4. JUMLAH PENDUDUK/KK : 431 KK
  5. Laki-laki = 976 jiwa
  6. Wanita = 896 jiwa
  7. Wajib Pilih = 1293 jiwa
  8. PENDAPATAN DESA : 1. PAD =

2. ADD =

3. DD =

4. Bagi Hasil Pajak dan Retribusi =

5. Sumbangan Pihak Ketiga =

6. Pendapan Lain-Lain yang Sah =

ASET DESA :KANTOR DESA, TK POSYANDU, POSKESDES

dan TANAH PEKUBURAN

 

SARANA PENDIDIKAN dan KESEHATAN : SD, TAMAN KANAK –

KANAK, POSYANDU,

POSKESDES

  1. JUMLAH PENERIMAAN ADD / DD Per Tahun : 500.000.000/ 600.000.000
  2. JUMLAH BANTUAN KESELURUHAN YANG DITERIMA/Tahun :
  3. Bantuan pusat
  4. Bantuan propinsi
  5. Bantuan daerah
  6. DRAF RPJMDES :
  7. JUMLAH PENUDUK KATEGORI MISKIN/PRA SEJAHTERA :
  8. JUMLAH PENEMRIMA BANTUAN : Beras raskin, KIS, dll :

 

 

JUMLAH PENDUDUK : 1872 dan PEKERJAAN PENDUDUK

  1. Petani = 257 1. Petani = 13,7 %,
  2. Pedagang =18 2. Berdagang = 0,9 %,
  3. Pengusaha = 5 3. Pengusaha = 0,2 %
  4. Pns = 20 4. Pns = 1,1 %
  5. Wiraswasta = 11 5. Wiraswasta = 0,5 %
  6. Buruh = 90 6. Buruh = 4,8 %
  7. AGAMA YANG DI ANUT :
  8. Islam : 199 0orang
  9. Kristen katolik : –
  10. Kristen protestan : –
  11. Budha : –
  12. Hindu : 1673 orang

 

PROFILE DESA BALI REJO

Desa Balirejo terletak di wilayah ke Angkona Kab.Luwu Timur, Merupakan Desa yang penduduknya mayoritas beragama Hindu dan agama Islam, di dominasi oleh suku Bali dan Jawa. Wilayah Desa Balirejo sebelah Utara berbatasan langsung dengan Desa Argomulyo Kec.Kalaena, sebelah Timur Desa Wanasari, sebelah Barat Desa Tawakua, sebelah Selatan Desa Solo Kec.Angkona. Dengan jumlah penduduk 431 KK, atau 1872 Jiwa. Dengan uraian laki-laki 976 orang, dan perempuan 896 orang. Dengan didukung oleh area persawahan yang subur, serta sarana dan pra sarana pertanian yang cukup memadai. Sehingga tidak heran jika warga masyarakatnya memiliki kehidupan yang mapan dari sisi ekonominya..

Di lihat dari Namanya Bali Rejo, berasal dari kata Bali dan Rejo, dapat dimaknai masayarakat yang berasal dari bahasa bali dan jawa. Perbedaan ini menjadikan Desa Bali Rejo yang memiliki akar budaya yang kuat sebagai kekayaan Kabupaten Luwu Timur yang mengandung ajaran Filosofis serta rasa kegotong royongan, Nasionalisme, persatuan/ kesatuan yang adi luhung.

Ketut Artawan, sosok pemimpin yang bertalenta berwawasan luas, Supel, sangat Komunikatif, Humoris, dengan gaya kepemimpinannya ini. Desa Balirejo menjadi Desa yang mampu bersaing dengan Desa-desa lain di Wilayah kabupaten Luwu Timur tentang pembangunan yang berkeadilan serta berkelanjutan.

Saat berdialog dengan Tim Media Info Lutim Ketut Artawan menceritakan bahwa: Desa Bali Rejo merupakan manifestasi Masyarakat Jawa / Bali yang sama-sama senasib untuk berjuang di Daerah Transmigrasi untuk meraih kehidupan yang layak, bermanfaat, dengan tentang mempertahankan nilai-nilai Budaya yang berwawasan Nasional. Bahkan mungkin saja Desa ini kedepan dijadikan sebagai Desa kunjungan Berwisata Daerah, Hal ini bukan tidak mungkin jika Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat bahu membahu menggali kekayaan Alam / sumberdaya yang ada diwilayah Desa Bali Rejo ini, ungkap Artawan.

lebih jauh Ketut Artawan memaparkan bahwa selama ini kita terbuka dan Transparan, dalam setiap kebijakan diambil semua fungsi-fungsi di Desanya di Fungsikan sebagaimana peraturan Perundang-undangan, selanjutnya tetap Bermitra baik Internal maupun Eksternal,,

Karna dewasa ini pengelolah Pemerintahan hendaknya lebih giat mencari Informasi yang Berdaya guna dan bermanfaat demi Masyarakat yang dipimpinnya, tutup Artawan.

(Sumber: Desa Balirejo, Juli 2016)

(Media :infolutim)