Rismawati Latifah Ketua Pramuka SMPN 1 Mangkutana : Amat S.Pd Sosok Guru Senior Yang Amat Menginspirasi

Infolutim.com – Mangkutana

Amat S.Pd adalah seorang koodinator 9K dengan golongan IVb di SMP Negeri 1 Mangkutana. Guru senior ini, sekilas sosoknya tampak sangat sederhana dan biasa-biasa saja.

Walaupun terlihat biasa saja tapi ternyata guru yang telah puluhan tahun mengabdi di SMPN 1 Mangkutana ternyata begitu dicintai dan dikagumi oleh murid-muridnya. Bukan hanya murid-murid, rekan-rekan Guru dan Kepala Sekolahpun respek kepadanya.

Amat S.Pd yang mengajar mata pelajaran PPKN ini memang termasuk guru yang tidak suka berpangku tangan. Tanpa banyak bicara ia akan langsung turun tangan membantu jika ada kegiatan-kegiatan yang dilakukan disekolah. Apalagi jika menurutnya itu untuk kepentingan bersama.

Kepedulian dan sikapnya yang lebih mementingkan kepentingan sekolah dan orang banyak adalah sikap yang dipertahankannya dari waktu ke waktu. Guru yang lahir pada tanggal 31-12-1966 ini memang sudah tidakmuda lagi tetapi ketangkasan dan kecekatannya tidak kalah dari yang muda-muda.

Guru senior ini tidak segan-segan berbaur bersama para siswanya dalam berbagai kegiatan, utamanya yang menyangkut kebersihan. Ia selalu tampak menyapu bersama para anak muridnya. Sehingga para siswa yang mulanya malas-malasan jadi rajin dan bersemangat karena melihat seorang guru yang biarpun sudah tua tapi terlihat lebih rajin dan lebih cekatan dari para siswa yg jauh lebih muda.

Guru saja rajin, masak kita siswa mau malas-malasan? Begitu kira-kira pikiran yang ada dibenak para siswa. Selain rajin, Amat S.Pd juga termasuk guru yang dekat dengan siswanya. Diluar jam mengajarnya, ia selalu menyempatkan diri untuk ngobrol dan bicara dari hati-kehati dengan para siswa. Nasehat-nasehat dan saran-sarannya telah banyak mengantar siswa-siswanya menjadi orang-orang yang sukses.

Irmal Gunawan S.Pd Wakasek Kurikulum di SMPN 1 Mangkutana adalah salah seorang guru muda yang mengagumi Pak guru Amat, menurutnya seniornya itu adalah sosok guru yang luar biasa. “Pak amat adalah sosok seorang guru yang begitu luar biasa. Beliau adalah teladan bagi saya. Setiap hari, tanpa mengenal lelah, dipagi hari yang masih sepi di sekolah beliau sudah ada di sekolah untuk melaksanakan tugasnya selaku penanggung jawab 9K. Tak tak tanggung-tanggung, beliau juga terlibat langsung bersama siswa untuk menyapu halaman sekolah.”

“Meskipun beliau sudah golongan IV namun semangat kerja keras beliau demi sekolah melebihi golongan di bawahnya. Bagi saya, beliau adalah guru,senior dan sosok bapak bagi saya. Jujur saja, saya sangat sangat dan sangat malu ketika datang terlambat ke sekolah apalagi kalau Pak Amat sudah membersihkan halaman bersama siswa. Beliau adalah ‘inspiring of my life’. Semoga saya, teman-teman guru, siswa dan seluruh keluarga besar SMP Negeri 1 Mangkutana dapat mencontoh beliau.”Imbuhnya.

Tidak hanya Irmal Gunawan, guru lain yang bernama SYAHRIL,S.Pd.GR juga termasuk guru yang mengagumi Pak guru Amat, “Sebagai salah satu guru yang cukup senior di SMPN 1 Mangkutana, Pak Amat memiliki dedikasi yang tidak diragukan lagi. Salah satu contoh yang dapat diambil dari beliau adalah ketekunan dan kerajinan nya. Beliau itu tidak segan turun langsung membersihkan lingkungan sekolah setiap hari berkenaan dengan tugas sebagai koordinator 9 K.”Ungkapnya.

“ Pak amat itu merupakan sosok guru yang patut dicontoh. Karena kepeduliannya akan kebersihan lingkungan sekolah. Itu memberikan banyak manfaat bagi warga sekolah karena sekolah menjadi lebih bersih, asri dan nyaman. Selain itu, beliau juga langsung turut serta dalam kegiatan serbu sampah. Membantu siswa dan siswi menyapu dilingkungan sekitar sekolah dan juga selalu mengawasi kenersihan sekolah. Ia adalah salah seorang guru yang patut untuk diteladani.” Demikian komentar Az-zahra Ketua PIK-Remaja Mandalik.

Rismawati Latifah Ketua Pramuka SMPN 1 Mangkutana mengatakan kepada Media Infolutim mengenai kelebihan yang dimiliki oleh gurunya itu, “Pak Amat adalah salah seorang guru terbaik di sekolah ini. Beliau adalah seorang pekerja keras dan pantang menyerah. Walaupun harus datang pagi-pagi ke sekolah tetapi beliau tetap konsisten melaksakannya. Itu karena beliau menganggap tanggung jawab adalah amanah yang harus ia laksanakan sebaik mungkin. Seberat apapun tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepada kita maka akan terasa ringan jika kita ikhlas menjalaninya. Hal itu berlaku juga dalam kehidupan kita sehari-hari. Itu yang beliau katakan saat saya mewawancarainya.  Pak amat memang  guru pahlawan tanpa tanda jasa.” Tuturnya.

(Rismawati Latifah/Djiesam-IL)