Infolutim.com-

Prestasi dan Kinerja Panwas Luwu Timur tentunya tidak bisa dilepaskan dari sosok Rahman Atja sang Ketua panwas. Kasus Camat Wasponda baru-baru ini yang telah diputuskan oleh pengadilan telah menunjukan betapa seriusnya Panwas bekerja.

Dikantor-kantor panwas kecamatan para personilnya selalu tampak siaga, piket bergiliran dilakukan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi dalam rangka pengawasan tahapan-tahapan pemilihan.

Panwas Luwu Timur juga terlihat gencar melakukan  sosialisasi-sosialisasi terkait pemilihan, baik itu sosialisasi terhadap pemilih pemula, sosialisasi pengawasan  partisipatif yang melibatkan perwakilan dari berbagai elemen masyarakat  dan sebagainya.

Jadi tidaklah mengherankan jika kerja keras panwas Luwu Timur yang dipimpin oleh Rahman Atja ini mendapatkan penghargaan sebagai Peringkat Pertama dalam sosialisasi pengawasan partisipatif  di  Provinsi Sulawesi Selatan.

Panwas Luwu Timur juga termasuk lembaga penyelenggara pemilu yang terbuka dan koordinatif, hampir disetiap kegiatannya selalu melibatkan pihak media untuk peliputannya. Para pejabatnya pun koordinatif dan komunikatif dalam berbagi informasi yang tentunya sesuai dengan aturan yang berlaku.

Maka sangat wajar jika kepemimpinan Rahman Atja ini dinilai sangat baik dan membanggakan. Dalam sebuah Raker Panwas se-kabupaten Luwu Timur baru-baru ini, Awak Media infolutim.com mewawancarai seluruh staff dan panwas yang menghadiri acara tersebut. Mereka itu antara lain, La Hatta dari Burau, Abdul Fatir dari Wotu, Angkat Respati dari Tomoni, Hendro  Sukresno dari Tomoni Timur, Aris dari Mangkutana, Ketut Bagiasa dari Kalaena, Syamsuddin dari Angkona, Berti HP dari Malili, Hendra dari Wasuponda, Bachtiar dari Towuti, serta Nursang dari Nuha.

Hampir senada mereka semua kompak memuji kepemimpinan Rahman Atja, menurut mereka ketua panwas kabupaten Luwu Timur itu adalah pemimpin yang cerdas, cermat, disiplin dan bertanggung jawab. Kemampuannya memimpin Panwas Luwu Timur sangat baik dan luarbiasa, tidak cuma itu Rahman Atja juga dianggap sebagai pemimpin yang bisa membedakan suasana formal dan informal.

“Dalam suasana formal Rahman Atja sangat tegas dan disiplin tetapi saat disituasi informal ia adalah kakak dan sahabat yang penuh empati dan perhatian terhadap kami para anggotanya” Tutur Alwan seorang komisioner panwascam Tomoni.

Terkait rencana Rahman Atja untuk maju mendaftarkan diri ke Bawaslu Provinsi, seluruh Staff dan Panwas se-kabupaten Luwu Timur kompak memberikan dukungan penuh. “Rahman Atja mempunyai kualifikasi yang sesuai untuk jabatan komisioner Bawaslu Provinsi dan Jika terpilih maka itu akan menjadi kebanggaan bagi kita semua.” Ujar Mashuri komisioner Panwascam Kalaena.

(Soekma-IL)

 

KOMENTAR