Infolutim.com-
SulSel, Luwu Timur.
Teror teroris kini merajalela di Indonesia, demi antisipasi Teror Teroris, Polres Luwu Timur Perketat Keamanan Markas Komando Mulai terjadinya serangan Bom di Surabaya.

Menurut Kapolres Luwu Timur AKBP Leonardo Panji Wahyudi, Memang Situasi keamanan Wilayah Kabupaten Luwu Timur bisa di katakan cukup Kondusif, namun kami perintahkan untuk memperketat penjagaan Markas komando, Polsek polsek yang berada di wilaya hukum Bumi Batara Guru.

“meningkatkan sistem keamanan Mako sebagai upaya antisipasi terhadap kejadian bom di beberapa gereja di wilayah Surabaya dan ledakan Bom di Mapolrestabes Surabaya dan penyerangan 8 orang di duga teroris di polda Riau”

Sebagai bentuk peningkatan sistem keamanan di Polres Luwu Timur terlihat di bagian pintu masuk dari arah jalan yang kini dijaga sedikitnya dua hingga tiga anggota personil Polres Luwu Timur, Pengunjung atau tamu yang masuk, siapapun akan melalui proses pemeriksaan standar seperti digeledah barang bawaannya sampai dengan pemeriksaan KTP / SIM sesuai SOP namun tetap Humanis.

“Kita lakukan pemeriksaan terhadap pengunjung /masyarakat yang akan masuk Polres Luwu Timur dengan penuh humanis dan sopan serta tetap menjalankan prosedur yang telah di tetapkan pimpinan, ” Pungkas Leonardo kepada awak media ini, Kamis, (17/5/2018).

AKBP Leonardo Panji Wahyudi menambahkan, sudah sepatutnya kita pakai sistem keamanan Markas komando, karena beberapa hari ini telah terjadi penyerangan beberapa titik, gereja di wilayah Surabaya di serang Teroris serta di pintu penjagaan Mapolrestabes Surabaya juga di lakukan hal serupa, serta di Polda Riau di serang 8 orang di duga teroris menggunakan Samurai, Untuk itu kita tetap selalu siaga antisipasi hal-hal yang tidak di inginkan,” jelasnya.
(AA-IL)