Gelar Sosialisasi Tatap Muka Dengan Orang Tua Siswa Secara Terbatas, ini Harapan SMP 2 Malili

  • Whatsapp

infolutim.com

SMP Negri 2 Malili menggelar Sosialisasi Tatap Muka dengan melibatkan orang tua siswa secara terbatas yang dilakukan diruang kelas siswa selama dua hari berturut-turut pagi tadi, jumat (21/05/2021).

Kegiatan ini terkait rencana pemerintah melaksanakan pembelajaran tatap muka yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama Empat Menteri tentang panduan pembelajaran dimasa pandemi coronavirus disease 19 (Covid 19).

Langkah ini diambil karena seiring sudah dilaksanakannya vaksinasi terhadap tenaga pendidik serta penerapan protokol kesehatan yang ketat dilingkungan sekolah.

Kadis Pendidikan Kabupaten Luwu Timur Drs Labesse mengatakan bahwa “menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada tahun ajaran baru 2021-2022 di bulan Juli mendatang, kami telah melakukan tahapan persiapan diantaranya adalah pemeriksaan kelengkapan sarana dan prasarana sekolah yg dipersyaratkan oleh tim terpadu dari dinas pendidikan dan dinas kesehatan, tutur Labesse.

Selanjutnya Labesse menambahkan bahwa “insyaAllah minggu depan bagi sekolah yg telah dinyatakan lengkap atau siap maka akan dilakukan simulasi PTM terbatas dengan menghadirkan siswa sekitar dua puluh persen,” ungkap Labesse.

Menanggapi anjuran oleh Kepala dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur untuk melakukan sosialisasi pembelajaran tatap muka secara terbatas pada masing masing satuan pendidikan.

Kepala Sekolah SMP Negri 2 Malili Dra Hj. Mardiah As’ad, M.Pd.I mengatakan bahwa “sekolah saat ini melakukan sosialisasi PTM dengan mengundang orang tua siswa (red, wali siswa) agar mereka tahu tentang kesiapan kami dalam melakukan kegiatan belajar mengajar disekolah pada bulan juli mendatang, selain itu wali siswa akan membuat pernyataan kesediaan mengikuti proses belajar mengajar jika mereka setuju terhadap rencana tersebut, ucap Mardiah.

Selanjutnya Mardiah menambahkan bahwa “adapun yg dibahas dalam pertemuan tersebut adalah menyampaikan Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yg dibuat oleh sekolah, mulai dari tahapan sarana dan prasarana, kegiatan belajar mengajar, hingga SOP protokol kesehatan bagi tenaga pendidik sampai pada siswa itu sendiri,” kata Mardiah.

Masih Mardiah menambahkan bahwa “melalui sosialisasi ini kami berharap wali siswa bisa berperan aktif dalam proses simulasi nantinya agar proses belajar mengajar dapat terselenggara dengan baik, sehingga dibulan juli mendatang sekolah dapat menggelar PTM nantinya, dan kami sudah sangat siap untuk itu” harap Mardiah.

Wali siswa sangat antusias mengikuti sosialisasi yang digelar oleh SMP Negri 2 Malili.

Rahimi salah seorang wali siswa kelas tujuh yang hadir saat sosialisasi mengatakan bahwa “saya sangat setuju akan diadakannya kembali kegiatan belajar mengajar disekolah,” kata Rahimi.

Menurut Rahimi mengatakan “selama ada pembelajaran Daring/online anak kami lebih banyak mainnya, kalau rencana ini jadi maka kami wali murid merasa senang, karna anak kami bisa kembali fokus dengan pelajarannya disekolah, saya sangat berharap proses ini bisa segera kembali normal,” harap Rahimi.

felix-IL

Pos terkait