Infolutim.com

Tingginya curah hujan yang menguyur wilayah Mahalona Kecamatan Towuti beberapa hari lalu mengakibatkan sungai ballawai atau lampusue meluap hingga menyebabkan beberapa jembatan yang di lalui sungai tersebut ambruk terseret arus sungai.

Ambruknya jembatan tersebut mengakibatkan jalur akses warga di Desa Mahalona tepatnya di satuan pemukiman (SP) 4 dan SP 5 terputus.

HM Thorig Husler selaku Bupati Luwu Timur yang didampingi Zabur selaku Kepala BPBD, Sekdis PU,Kadis Pertanian, Kadis Perhubungan, dan Kasatpol PP, melakukan pemantauan di lokasi ambruknya jembatan yang berada di Desa Mahalona Kecamatan Towuti, Senin (10/06/2019).

Dalam peninjauan lokasi, Husler langsung instruksikan agar Dinas PU segera membangun jembatan alternatif.

“Saya telah instruksikan kadis terkait dalam hal ini Dinas PU untuk sesegera mungkin membangun jembatan alternatif agar bisa dilalui warga. Minimal jembatan yang bisa dilalui kendaraan bermotor dulu”, ujar Husler.

Husler juga sempatkan waktu memantau langsung lahan seluas ± 267 hektar yang belum di garap dan meminta agar dinas pertanian segera memprioritaskan untuk melakukan cetak sawah bagi warga di lokasi SP 4 ini.

“Usahakan segera diprioritaskan cetak sawah warga ini, apalagi lokasinya sudah tersedia dan layak untuk di cetak. Harapan kita warga bisa segera memanfaatkan lahan tersebut nantinya”, tutur Husler

Sementara, Muharif sebagai Kepala Dinas Pertanian mengatakan sesuai arahan bapak Bupati, pihaknya berencana akan cetak sawah seluas 100 hektar diwilayah tersebut.

“Kita upayakan paling lambat tahun depan cetak sawah 100 hektar sudah bisa dilakukan”, ungkap Muharif.

Rafli-IL