KADIS PENDIDIKAN LUWU TIMUR BUKA KONFERENSI KERJA PGRI KABUPATEN LUWU TIMUR KE 3

Tomoni, infolutim-

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menggelar Konferensi Kerja kabupaten (Konkerkab)  ke-III Bertempat di Aula Gedung Hotel Melati Mekar, Kamis (18/5/2017).

Pada kesempatan tersebut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur  Drs.La Besse  mewakili Bupati Luwu Timur  yang pada kesempatan ini berhalangan hadir, wakil Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan Drs. Asaf, sekertaris PGRI Provensi Sulawesi Selatan DR. Syarifuddin,S.Pd.MM, Ketua PGRI Kabupaten  Luwu Timur Nursalam,S.Pd, Wakil Ketua PGRI Bakara,S.Pd, Sekertaris PGRI Adam,S.Pd, Bendahara PGRI H.Sahabuddin,S.Pd, Perwira penghubung Mayor Inf Simon Marthes, utusan dari Polres Lutim AKP Selfy.

“Konferensi Kerja Kabupaten ini sebagai tindak lanjut dari kegiatan di sebelumnya. Provinsi sudah menginstruksikan kepada seluruh pengurus PGRI Kabupaten/Kota untuk melaksanakan kegiatan yang sama,” ujar Ketua wakil Ketua PGRI Provinsi SulSel, Drs. Asaf. Melalui kegiatan ini, ia berharap semua pengurus PGRI Kabupaten Luwu Timur dapat mengelola organisasi PGRI dengan baik. Karena menurutnya menjadi pengurus PGRI memang dilandaskan pada keihklasan.

“Memang pengurus PGRI adalah pengurus yang dilandasi keihklasan, kerelaan, bahkan tidak ada embel-embel yang berkaitan dengan insentif, tapi yang diminta adalah bagaimana kinerjanya. Saya berharap baik anggota maupun pengurus PGRI Luwu Timur bisa berbuat banyak untuk kepentingan bangsa dan negara,” tuturnya kepada infolutim saat diwawancarai.

Ia juga menilai masih banyak kekurang-kekurangan yang perlu diperbaiki kedepannya. Sehingga nantinya dapat memberikan pelayanan yang baik dan maksimal khususnya di bidang pendidikan.

“Pada dasarnya seorang guru itukan mengajar, mendidik, melatih, mengayomi, menjadi teladan, dan menjadi inspiratif bagi para siswa. Karena itu, saya berharap kepada teman-teman di PGRI Luwu Timur  bisa fokus dengan kinerja mereka sebagai seorang guru yang baik,” pungkasnya.

Kepala Dines Pendidikan Kabupten Luwu Timur Drs.La Besse dalam sambutanya mengatakan PGRI sebagai organisasi profesi, harus selalu berupaya mengembangkan profesionalitas guru, terutama dalam hal medidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Sementara secara pribadi, para guru dituntut memiliki kompetensi pedagogik, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi.

Kita sebagai guru jangan berpikir konvesional dan tradisional, guru sekarang harus berpikir maju dan inovafatif, saya tantang guru untuk segera mengetahui dunia tehknologi, guru harus mampu membuat power point karena nantinya metode belajar akan lebih canggih lagi. Disarankan kalau bisa guru wajib punya hp android agar nantinnya bisa masuk di grup wa Dinas Pendidikan agar tidak ketinggalan informasi.”ujar La Besse.

Ia juga menyarankan agar  semua guru se kabupaten Luwu Timur ketika hendak memulai mengajar mata pelajaran sempatkan ajarkan terkait pendidikan moral dan karakter, walaupun hanya 1 – 2 menit, begitupun di akhir mata pelajaran mau berakhir. Harapnya.

Sementara itu Ketua PGRI Kabupaten  Luwu Timur Nursalam,S.Pd  melaporkan Pada konferensi kerja PGRI kabupaten Luwu Timur ke 3 tahun 2017 ini, diharapkan dapat menciptakan keputusan konferensi kerja kabupaten (konkercab) sesuai agenda. Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan kedepan antara lain persiapan pelaksaan porseni tingkat provensi ke 4, HUT PGRI  Ke 72 serta penetapan anggaran porseni.

“AA-IL”