Kelompok tani Kembang Sari Memiliki Saldo 80 Juta

Kelompok Tani Ini Memiliki Saldo 80 Juta !!!  Kok Bisa???.

Kelompok tani Kembang Sari Memiliki Saldo 80 Juta

Infolutim.com-

Awalnya kelompok tani ini sepakat untuk tidak perlu memungut iuran anggota dan tidak perlu  memiliki kas tetapi kini kelompok tani ini memiliki kas hingga 80 Juta !!! dan setiap panennya jumlah kas akan terus bertambah dengan cepatnya. Nah Loh!!! Kok bisa???

Kelompok tani Kembang Sari adalah salah satu kelompok tani dari 9 kelompok tani padi yang ada di Desa Bayondo. Kelompok tani yang beranggotakan 25 orang ini terbilang unik. Bagaimana tidak, awalnya mereka sepakat untuk tidak perlu memungut iuran anggota dan tidak perlu memiliki kas tetapi kemudian mereka bisa memiliki kas hingga 80 Juta Rupiah dan jumlahnya akan terus bertambah setiap panennya.

Ketua kelompok tani Kembang Sari  I Made Gubardika kemudian menjelaskan asal-muasal uang kas tersebut. Memang awalnya kami sepakat tidak perlu punya uang kas tetapi kemudian kelompok tani kami  mendapat bantuan benih padi dari Dinas Pertanian sebanyak 2 Ton. Setelah mendapat bantuan itu, maka timbul ide bersama, bagaimana supaya bantuan dari pemerintah itu tidak hilang begitu saja. Maka kami kemudian sepakat untuk mengolah bantuan tersebut dan dari masing-masing anggota itulah bisa terkumpul hingga 80 juta rupiah.

Ketika ditanya mau dipakai apa uang kas sebanyak itu? maka I Made Gubardika menjawab, sebenarnya sudah lebih dari 80 juta karena kami sudah dua kali membangun sanggar tani secara swadaya, yang pertama roboh diterjang angin dan kemudian sangar tani yang kedua ini kami buat lebih kuat, menghabiskan dana hingga 15 juta. Kalau didaerah Tomoni Timur pembuatan sanggar tani mendapat bantuan dari desa sebanyak 5 juta tetapi disini tidak ada. kami buat murni swadaya. Nah untuk yang 80 juta itu kami pakai untuk menebus pupuk diawal musim tanam. Jadi sekarang biarpun pupuk susah dan langka dicari tapi para anggota kelompok kami aman, kami sudah ada. Nanti setelah selesai masa panen maka para anggota akan mengembalikan dana kas itu. Selain itu dana itu juga dipakai untuk berbagai kegiatan seperti Grobyokan membasmi hama tikus dan pertemuan- pertemuan  Swadaya seperti ini. Itulah kegunaan dari dana kas itu.

Ketika ditanya lagi apakah kelompok tani Kembang Sari bersedia sharing mengenai tata kelola kasnya pada kelompok-kelompok tani lain?, maka dengan sigap I Made Gubardika menjawab silahkan datang maka kita bisa saling sharing dan berbagi pengalaman.

“DJIESAM – IL”