Ajaib ! Koperasi Ini Kelola Dana Besar Tanpa Tenaga Kolektor.

Infolutim.com-

Rabu, (25/10/2017). Umumnya lembaga usaha, baik itu koperasi maupun Finance yang melayani unit simpan pinjam atau kredit, biasanya selalu memiliki tenaga marketing, surveyor dan tenaga kolektor. Tenaga marketing itu yang menerima dan mencari nasabah, Surveyor yang melakukan survey dan lain-lain. Sementara kolektor itu berfungsi sebagai penagih yang mengunjungi nasabah agar sang nasabah memenuhi kewajibanya. Sedemikian pentingnya fungsi kolektor bagi  usaha koperasi simpan pinjam dan finance, sampai- sampai ada istilah debt  kolektor.

Mungkinkah ada koperasi atau lembaga finance yang tidak memiliki tenaga kolektor ? Bisakah koperasi simpan pinjam dan lembaga finance berjalan tanpa tenaga kolektor ? Jawabnya mustahil !! kita tidak pernah mendengar ada yang tidak menggunakan jasa kolektor. Tetapi seandainya ada koperasi yang bisa mengelola unit simpan pinjam tanpa menggunakan jasa kolektor bagaimana ? jawabnya, kalau ada koperasi yang bisa, maka itu AJAIB !! bagaimana Bisa??

BISA !! KOPERASI SERBA USAHA (KSU) ADILUWUNG BISA MELAKUKAN ITU!! koperasi yang beralamat di Desa Kertoraharjo, sebelah utara kantor camat Tomoni Timur Kab. Luwu Timur itu mengelola dana sebesar 1,6 Milyar dengan lancar tanpa menggunakan tenaga kolektor. Bahkan kabarnya KSU Adiluwung ini tidak perlu repot-repot kesana-kemari mengirimkan banyak tenaga marketing untuk mencari nasabah.

Mendengar kabar tentang hal itu, tidak tanggung-tanggung Pimred Media Infolutim turun langsung mengunjungi kantor Koperasi Adiluwung dan berbincang-bincang dengan I NYOMAN SUGIANA Ketua badan pengawas koperasi ini. Dalam perbincangan itu terkuak beragam fakta yang bahkan membuat Pemred Media Infolutim tercengang!!

Bagaimana tidak tercengang ! Sebesar apapun Bunga pinjaman di koperasi ini cuman 2% dan itu menurun. Terus  yang nunggak, bahkan ada yang sampai 4 tahun belum bayar tidak dicari dan tidak pernah ditagih.  Kemudian yang usahanya gagal dan tidak mampu mengembalikan pinjaman malah dikasih tambahan modal. Orang yang sudah jelas-jelas track recordnya suka ngutang gak mau bayar, malah tetap dikasih pinjaman sama koperasi ini. Wow.. Luar biasa !!

Kepiawaian dan kehebatan I Nyoman Sugiana dalam mengelola Koperasi ini tidak hanya membuat Pimred Media Infolutim saja yang takjub. Dinas Koperasi dan UKM bahkan mengganjar Koperasi ini dengan Penghargaan sebagai Koperasi terbaik, para Anggota Dewan dari komisi yang membidangi Koperasi dan UKM sampai penasaran dan ingin membuktikan kinerja dari koperasi ini.  Bersama Kadis Koperasi  dan UKM mereka berencana mengunjungi KSU Adiluwung dalam minggu ini!!

Apa sebenarnya rahasia dari manajemen KSU Adiluwung ini dalam mengelola koperasi ini? I Nyoman Sugiana sang ketua badan pengawas koperasi ini secara gamblang telah menceritakan semuanya kepada Pemred Media Infolutim. Ia menjelaskan kunci utama keberhasilan koperasi ini adalah pengelolaannya yang efesien dan pendekatan manajemen yang penuh kekeluargaan. “Harus pake hati” ujar Nyoman Sugiana.

Dari total modal koperasi sebesar 1,6 Milyar itu, Nyoman Sugiana menginvestasikan uangnya sebesar 1,4 Milyar dan sisanya 200 juta berasal dari simpanan anggota koperasi itu.Kemudian dalam menetapkan bunga pinjaman koperasi ini mematok bunga paling tinggi cuman 2% saja. Koperasi ini memang didirikan untuk benar-benar membantu kesejahteraan anggotanya.

Menurut Nyoman Sugiana, tidak ada anggota atau nasabah yang meminjam dana di koperasi ini yang bangkrut atau merugi. Kalaupun ada peminjam semisal petani padi yang gagal panen karena faktor bencana alam, koperasi ini tidak semerta-merta menekan petani itu untuk segera membayar. Koperasi bahkan memberikan pendampingan terhadap nasabah tersebut dengan memberikan tambahan modal agar si petani bisa bangkit kembali. Nanti setelah petani itu berhasil, barulah ia membayar dan itupun masih diberi kebijakan untuk tidak membayarnya sekaligus.

Bahkan ada nasabah yang meminjam uang dan kemudian tidak pernah datang untuk membayar bahkan sampai 4 tahun. Koperasi tidak datang untuk mencari ataupun menagihnya. Sehingga akhirnya nasabah itu datang sendiri, meminta maaf dan mengembalikan dana tersebut. Setelah sang nasabah bercerita kepada Nyoman Sugiana mengenai alasan kenapa ia tidak datang membayar maka ia dipersilahkan untuk membayar modal pinjamannya saja tanpa perlu membayar bunga. Sebenarnya dalam system Koperasi Adiluwung kami, ada yang namanya pemutihan karena itulah nasabah tersebut bisa hanya mengembalikan dana awal saja tanpa perlu bayar bunga.

Begitu juga dalam hal menghadapi calon nasabah yang telah terkenal dengan reputasi buruk suka ngutang tapi tidak mau bayar, Nyoman Sugiana mengatakan bahwa koperasi tetap memberikan nasabah itu pinjaman, walaupun hanya 1 atau 2 juta saja. Kami siap dengan konsekwensi jika nasabah tersebut mangkir dan tidak mau bayar. Kami mengalokasikan dana sekian persen untuk sosial, dana itu yang dipergunakan untuk nasabah yang seperti itu, tetapi kami memberikan bimbingan dan pendampingan terhadap nasabah tersebut. Alhasil nasabah tersebut jadi baik dan mengembalikan dana tersebut sesuai komitmen.

Nyoman Sugiana menjelaskan bahwa Koperasi Adiluwung telah mengirim para pengurusnya untuk belajar ke koperasi terbaik yang ada di Bali, bahkan koperasi Adiluwung membeli software dari koperasi terbaik itu. Sekarang kami telah siap untuk mengembangkan koperasi ini, rencananya kami akan menambah jumlah anggota menjadi 250-an orang dan kalau bisa kami akan berusaha menambah modal kedepannya, mudah-mudahan bisa sampai 3 Milyar.

Menurut Pimred Media Infolutim bahwa ada 3 Hal yang menjadi faktor utama keberhasilan Koperasi Adiluwung. Hal yang pertama adalah Sosok I Nyoman Sugiana, sosok utama dalam koperasi Adiluwung ini adalah sosok yang memiliki kepekaan dan sosial yang tinggi terhadap masyarakatnya. Ia adalah jenis orang yang mau berkorban untuk kebaikan masyarakat. Apalagi Nyoman Sugiana ini adalah seorang yang sukses dan bertangan dingin dalam mengelola bisnis. Ia mempunyai bisnis yang kuat di Bali, Ia juga adalah seorang enginer perusahaan kapal di Singapore. Ia sebenarnya bahkan memiliki banyak koneksi investor di Singapore yang siap berinvestasi ke Luwu Timur. I Nyoman Sugiana adalah tokoh muda putra daerah Luwu Timur yang potensial dimasa yang akan datang.

Hal yang kedua adalah, para pengurus dan anggota koperasi yang benar-benar mendapat manfaat dan kesejahteraan dari koperasi ini. Para pengurus bekerja dengan tulus dan jujur sehingga manajemen koperasi berjalan dengan baik. Hal yang Ketiga adalah bahwasanya masyarakat Bali memang terkenal sebagai masyarakat  yang rajin dan ulet dan jujur. Walaupun umumnya profesi  mereka adalah petani tetapi mereka benar-benar berusaha untuk terus memperbaiki taraf hidup mereka. Koperasi Adiluwung membantu mereka untuk mewujudkan itu.

“DJIESAM-IL”