Lolos Verifikasi, SDN 175 Kawarasan Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka Dimasa Pandemi

  • Whatsapp

infolutim.com

SD Negri 175 Kawarasan siap menggelar pembelajaran tatap muka terbatas setelah dinyatakan lolos oleh tim verifikasi kabupaten yang diantaranya adalah Dinas pendidikan dan dinas kesehatan, satgas Covid luwu timur.

Berdasarkan hasil ini maka selanjutnya sekolah akan melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas untuk membiasakan siswa beradaptasi dengan kebiasaan baru disekolah dengan penerapan standar protokol kesehatan yang ketat.

Saat ini SD Negri 175 Kawarasan melakukan simulasi tatap muka secara terbatas dengan melibatkan jumlah siswa perhari sebanyak 20 persen, dan dilakukan secara bergilir.

Kepala Sekolah SD Negeri 175 Kawarasan Sugiatno Tarik S.Pd.I.,M.M mengatakan bahwa “simulasi ini dilakukan dalam rangka persiapan disaat pemerintah membuka secara resmi sekolah tatap muka sehingga para siswa mampu beradaptasi dengan kebiasan baru mengikuti protokol kesehatan, ungkap Sugiatno saat ditemui di ruangannya, Kamis (03/06/201).

Sugiatno melanjutkan bahwa “Pelaksanaan simulasi dilakukan secara bergilir yakni dibagi menjadi tiga shift, yaitu dengan melibatkan dua puluh persen dari jumlah siswa yang ada disekolah ini, para siswa memasuki wilayah sekolah melalui protokol kesehatan yang ketat yakni pengukuran suhu badan dan melakukan cuci tangan sebelum memasuki kelas masing masing, dan mereka meninggalkan sekolah juga diatur secara bergilir sehingga tidak terjadi adanya kerumunan,” tambah Sugiatno yg kerap disapa pak sugi.

Sugiatno menjelaskan bahwa dalam simulasi tersebut siswa dan guru mencuci tangan dengan mengikuti petunjuk protokol kesehatan, didalam kelas jarak bangku diatur satu setengah meter, dan disiapkan juga handsanitaiser, juga pada simulasi ini tidak ada jam istirahat belajar siswa karna waktu belajar pada simulasi ini hanya dua atau tiga jam saja perhari, hal ini karna simulasi ini hanya membantu siswa agar bisa beradaptasi kembali dengan kebiasaan baru disekolah.

Masih Sugiatno juga mengucap syukur terhadap hasil yang diberikan oleh tim verifikasi. Menurutnya hasil ini menjawab juga keresahan warga yang boleh jadi ketika sekolah dibuka maka akan menimbulkan cluster penyebaran Covid baru. Justru sebaliknya menurut kami kerja keras tim verifikasi dan kami disekolah menyiapkan sarana prasarana agar sekolah ini lolos dan memenuhi standar protokol kesehatan adalah mesti diacungkan jempol,
dan ini juga menjadi harapan dari orang tua murid agar anaknya bisa kembali ke duduk dibangku sekolah bukan melalui online.

Sugiatno berharap bahwa, “proses simulasi ini semoga berjalan lancar dan tidak menemukan kendala dalam pelaksanaannya, kami sangat membutuhkan dukungan dari semua kalangan agar proses ini bisa sesuai dengan harapan kami, karna tahun ajaran baru ini akan segera dibuka kembali,” harap Sugiatno.

Felix-IL

Pos terkait