Infolutim.com-

Jumat (08/06/2018). Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler Melantik dan mengambil Sumpah Pengurus Aliansi Mahasiswa Pesisir Towuti (AMPT) Luwu Timur periode 2018/2019 di Halaman Mesjid Fathil Qhoir, Desa Ranteangin.

Pengukuhan AMPT ini juga disaksikan langsung oleh Ketua DPRD Luwu Timur, H. Amran Syam, sejumlah Kepala OPD lingkup Pemkab Luwu Timur, Anggota DPRD Luwu Timur H. Usman Sadik, Herdinang, Camat Towuti, Alimuddin Nasir, serta sejumlah Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat wilayah Kecamatan Towuti Pesisir.

Muh. Suprianto selaku Ketua AMPT yang baru dilantik, mengaku bangga dan bersyukur atas terselenggaranya pelantikan ini, ia beserta jajaran pengurus AMPT Luwu Timur periode 2018/2019  berterima kasih dan mengaku siap untuk bekerja serta melaksanakan amanah yang telah diemban.

“Saya akan berusaha untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, karena ini merupakan tugas dan menjadi tanggung jawab kami,”  ungkapnya.

Untuk diketahui, bahwa AMPT Luwu Timur merupakan wadah tempat tumbuh dan berkembangnya Mahasiswa-mahasiswi Luwu Timur yang berasal dari wilayah Pesisir Kecamatan Towuti, meliputi Desa Ranteangin, Desa Loeha, Desa Bantilang, Desa Tokalimbo dan Desa Masiku.

Sementara Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler usai melantik  Pengurus AMPT Luwu Timur, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan pengurus Aliansi Mahasiswa Pesisir Towuti (AMPT) Lutim. Menurut Bupati, peran Mahasiswa sebagai agen perubahan sangat dibutuhkan Pemerintah, terutama dalam mendukung program pembangunan Pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat.

“Mahasiswa merupakan masyarakat intelektual yang berkompeten untuk membantu Pemerintah dalam  melahirkan kebijakan-kebijakan pembangunan,” katanya.

Husler juga menyampaikan bahwa, dengan hadirnya Organisasi Mahasiswa ini, diharapkan mampu menjadi mitra Pemerintah Daerah dalam hal pengawasan pembangunan dan pelayanan Pemerintahan.

Ditambahkan juga bahwa, Program Pemerintah disektor Pendidikan sangat diprioritaskan. Untuk tahun 2018 ini, alokasi anggaran untuk Pendidikan mencapai Rp. 18 Miliyar,” ucap Orang nomor satu di Luwu Timur ini. Olehnya itu, ia juga mengimbau agar Mahasiswa memanfaatkan program bantuan keuangan Pemerintah Daerah bagi Mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.

Tahun ini, kata Husler, program bantuan keuangan bagi Mahasiswa berprestasi dan kurang mampu ini terus dilanjutkan. Harapan Pemerintah Daerah, tidak ada lagi pelajar di Luwu Timur yang tidak melanjutkan Pendidikan ke kejenjang Perguruan Tinggi.

(Soekma-IL/kominfo)