Infolutim.com-

Guna memperoleh informasi kinerja atas prestasi kerja yang dicapai berdasarkan penggunaan anggaran yang telah dialokasikan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar Rapat Evaluasi Kinerja Triwulan I Tahun 2018. Rapat dalam rangka mendengarkan penjelasan tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati dan dipimpin langsung Bupati Luwu Timur HM. Thorig Husler, Rabu (16/05/2018).

Selain Bupati, rapat ini juga dihadiri Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam dan Sekretaris Darah H. Bahri Suli dengan melibatkan para Staf Ahli, Asisten, Kepala SKPD, Kepala Bagian serta Kasubag yang menangani urusan Perencanaan dan Keuangan.

Kepala Bagian Organisasi dan Pendayagunaan Aparatur Setdakab Luwu Timur, A. R. Salim dalam penjelasannya pada rapat tersebut menjelaskan, perihal rapat evaluasi SAKIP dimaksudkan sebagai sarana pengukuran kinerja perangkat daerah dengan membandingkan capaian realisasi kinerja dengan sasaran kinerja yang tercantum dalam perjanjian kinerja.

“Ini juga untuk mengukur kinerja perangkat daerah atas capaian pelaksanaan visi dan misi Bupati Luwu Timur yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Luwu Timur 2016-2021,” jelasnya.

Rapat kinerja ini, lanjut A. R. Salim, juga diharapkan untuk mendukung peningkatan nilai laporan kinerja atas penyelengaraan SAKIP Pemerintah Daerah kedepannnya.

Sementara Bupati mengatakan, rapat evaluasi ini sangat penting dan strategis dalam memonitor dan mengevaluasi pelaksanakan program, rapat evaluasi kinerja merupakan bagian dari manajemen pembangunan.

“Dengan rapat, kita dapat mendengarkan seluruh capaian kinerja program kegiatan yang sudah dilaksanakan sampai dengan triwulan I dan permasalahan apa yang dihadapi disetiap satuan kerja perangkat daerah, serta strategi apa yang akan ditempuh untuk mewujudkan keberhasilan dalam setiap program kegiatan yang telah ditetapkan di masing-masing SKPD,” ungkap Husler.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa, berdasarkan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan, beberapa program belum terlaksana dengan baik. Oleh karena itu, ia minta agar kepala SKPD untuk mengawal program kerja yang telah direncanakan sampai akhir 2018, sehingga visi-misi, program prioritas dan kegiatan yang sudah ditetapkan dalam RPJMD 2016-2021 dapat terealisasi.

“Saya mengingatkan kepada setiap perangkat daerah untuk melaksanakan semua program kerja dengan penuh tanggung jawab, bersungguh-sungguh dengan senantiasa memegang prinsip kehati-hatian, transparansi dan akuntabilitas agar setiap keberhasilan dalam melaksanakan program harus dapat diukur dan secara administrasi dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Husler mengingatkan.

Diakhir sambutan, Husler berharap agar pelaksanaan program dapat berjalan efektif dan efisien sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Semua ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan tata Pemerintahan yang baik dan Pemerintahan yang bersih yang akan selalu menjadi komitmen kita bersama untuk mewujudkannya, sekaligus menjadi bukti tanggungjawab kita dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Husler mengakhiri sambutannya.

Dalam kesempatan itu, juga diumumkan hasil evaluasi kinerja yang dibacakan oleh Plt. Inspektur Salam Latief.

Adapun hasil penilaian untuk OPD yang mendapat nilai tertinggi dengan nilai 70,04 Kategori BB diperoleh Badan Kepegawaian dan PSDM, nilai tertinggi ke-2 67,97 kategori nilai B diraih Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, nilai tertinggi ke-3 67,74 Kategori Nilai A diraih Inspektorat.

(Soekma-IL/kominfo)