SMP N 1 TOMONI GELAR SOSIALISASI TATA TERTIB SEKOLAH.

INFOLUTIM.COM-

Sabtu,( 29/7/2017) bertempat di aula SMPN 1 TOMONI, pihak manajemen sekolah mengadakan sosialisasi Tata Tertib Sekolah dengan mengundang para orang tua dan wali siswa kelas VII. Selain para orang tua siswa hadir juga sebagai panelis Ketua Komite sekolah Drs. Haruna Rivai dan Kapolsek Mangkutana AKP Muh. Idris, Acara yang dimulai sejak jam 09:00 wita ini dihadiri hampir seluruh orangtua dan wali siswa kelas VII yang  kurang lebih berjumlah  360an orang. Sehingga ruangan Aula darurat yang merupakan 3 ruang kelas yang dibuka sekatnya itu tidak mampu menampung para tamu undangan.

Dalam kata sambutannya, Samsul Hadi kepala Sekolah SMPN 1 TOMONI meminta maaf atas keterbatasan ruang aula sehingga ada tamu yang terpaksa duduk diluar. Selain itu Kepala Sekolah juga menjelaskan tentang maksud diadakannya sosialisasi agar supaya tercipta kesepahaman dan  kerjasama antara pihak sekolah dengan orang tua siswa dalam implementasi Tata Tertib Sekolah yang bertujuan membentuk karakter kepribadian siswa yang Religius, Jujur, Cerdas, Disiplin dan Kreatif.

Siswa yang terbiasa melanggar aturan disekolah adalah cikal bakal dari para pelanggar aturan diluar sana karena itu penting bagi guru, orangtua dan masyarakat agar bersama-sama memberikan perhatian dalam mengawasi sepak terjang anak didik, demikian sambutan yang diberikan oleh Drs. Haruna Rivai ketua komite sekolah. Ia juga menegaskan bahwa anak didik harus dilindungi dari efek negatif teknologi, informasi dan globalisasi berupa konten-2 kekerasan, narkoba, pornografi serta pergaulan bebas. Kita harus benar-2 peduli dan memberikan pengawasan yang ketat, tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolsek Mangkutana AKP Muh. Idris, Ia menekankan perlunya orangtua, guru dan masyarakat memberikan contoh keteladanan dalam perilaku hidup sehari-hari. Orangtua dan masyarakat harus menciptakan lingkungan yang bersih dari Narkoba, Minum-2an keras dan perilaku-perilaku negatif lainnya yang dapat merusak hidup para generasi muda itu. Ia juga meminta orangtua tidak membebaskan anak-anak dibawah umur untuk membawa sendiri kendaraan bermotor.  Sudah banyak contoh kejadian berupa kecelakaan yang berakibat cacat dan kematiangan. Jangan kita sayang anak tapi tidak sayang dengan nyawanya.

Panitia acara kemudian membacakan dan menjelaskan dengan rinci Tata Tertib yang diberlakukan disekolah dan disimak dengan antusias oleh para tamu undangan. Acara ditutup dengan sesi  tanya jawab yang berlangsung seru antara tamu undangan dengan para panelis. Para tamu undangan tampak puas dengan penjelasan yang diberikan oleh panelis dan pihak sekolah.  Acara seperti ini bagus karena kita semua jadi bisa memahami bagaimana cara pihak sekolah mendididik anak-2 kami dan kami juga bisa tahu apa yang harus kami lakukan untuk mendukung dan bekerjasama dengan pihak sekolah. “ungkap para orang tua siswa yang infolutim wawancarai.

“AA-IL / DJSYAM-IL”