Infolutim.com-

Baik tidaknya suatu Intansi, Badan ataupun Lembaga termasuk di BNN Kota Banda Aceh sangat tergantung pada sistim dan Komitmen bersama yang dijalankan atau disepakati sesuai aturan dan program itu sendiri.

Hal itu diungkapkan Ketua Badan Narkotika Nasional Kota Banda Aceh Hasnanda Putra ST, MM, MT di ruang kantor BNNK Banda Aceh saat menerima kedatangn tim jelajah nusantara “Touring Wisata Indonesia Damai” Safety Riding Yes, Narkoba No!!! yang berkunjung di BNNK Banda Aceh, Senin (10/6/2019).

Menurut BangHas, sistim sangatlah berpengaruh pada baik tidaknya sebuah Intansi, termasuk BNNK Banda Aceh. “Sistim itu paling penting. Banyak orang baik, tapi karena hidup dalam sistim yang buruk, sistim buruk itulah yang mempengaruhinya. Sebaliknya, orang tidak baik sekalipun, tapi ketika hidup dalam sistim yang baik, maka lambat laun ia akan berubah sesuai sistim yang baik,” ujar BangHas.

BangHas mengungkapkan apresiasinya atas kedatangan tim MEM-C jelajah nusantara dan berkomiten mendukung sepenuhnya program visi misinya salah satunya di bidang pencegahan penyalahgunaan Bahaya Narkoba dan peredaran gelap Narkoba.

“Sebagai Badan Narkotika Nasional yang paling bungsu yang umurnya baru setahun, konsolidasi dan sosialisasi dalam pelaksanaan rencana aksi program pencegahan, Sosialisasi dan peredaran gelap narkoba ini kami dukung sepenuhnya.

Terima kasih atas kunjungannya, Insya Allah apa yang disampaikan visi misi ini, akan jadi perhatian bagi kami dan mendukung sepenuhnya demi Banda Aceh dan Aceh Terbebas dari Narkoba.

“Terus maju, spirit untuk Indonesia Bersih Narkoba.“tegas BangHas.

BangHas menambahkan bahwa keberadaan BNNK Banda Aceh ini baru seumur jagung, namun Alhamdulillah berkat semangat dan kemauan kerja keras BNNK Banda Aceh sudah memiliki klinik, melakukan pemberdayaan masyarakat untuk penanaman jahe merah bekerjasama dengan Bejo bintang tujuh serta menekan peredaran dan pencegahan penggunaan Narkoba.

Dalam pertemuan tim Jelajah Nusantara bersama unsur Badan Narkotika Nasional kota Banda Aceh ini, perwakilan team jelajah Andi Ade SN menyampaikan visi misinya selain Program point nomor tiga Sosialisasi Bahaya Narkoba, ia juga memaparkan program lainya diantaranya explore destinasi wisata, sosialisasi dan edukasi safety riding tentang aksi keselamatan berlalu lintas, aksi bersih bersih rumah ibadah, yuk ngaji dan bagi wakafkan iqro dan Alqur’an, serta pembubuhan tanda tangan kepala pemerintahan, kepolisian dan Kepala Badan Narkotika.

Dikatakan Andi Ade, sebelumnya sudah memulai kegiatan perdananya di kota Sabang, dan alhamdulillah kelima programnya terlaksana dengan baik karna berkat semua unsur dan steak holder. Dan kami tim jelajah mengucapkan trima kasih buat BNNK Banda Aceh yang sudah menerima dan menyambut kami demi koordinasi kegiatan yang akan di laksanakan selanjutnya.

penting adanya komitmen bersama dan peduli terhadap bahaya narkoba, kenapa… karna Indonesia tercinta kita ini sudah darurat narkoba, apalagi provinsi Aceh sendiri juga sudah nyatakan bahwa Aceh Darurat Narkoba.

Jadi kalau bukan kita siapa lagi… kalau bukan sekarang, kapan lagi…jadi marilah kita bersama sama hindari Narkoba dan melakukan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.” kata Andi Ade.

Andi Ade mengharapkan agar setiap daerah yang di singgahi ada estafet dan komitmen kuat untuk melasanakan gerakan moral dan aksi sosial serta kepedulian melanjutkan program yang tim jelajah nusantara bawa, khususnya di bidang sosialisasi akan bahaya narkoba.

(AA-iinews)

Editor : Soekma-IL