infolutim.com-
Kota Terpadu Mandiri (KTM) Kawasan Mahalona, Kecamatan Towuti Kabupaten Luwu Timur disambangi Anggota DPR RI Komisi V Bahrun Daido. Kunjungan kerja sekaligus reses anggota DPR RI ini ditujukan untuk melihat langsung kawasan transmigrasi sekaligus menyerap aspirasi warga transmigran.
Kunjungan Bahrun Daido yang didampingi Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PKTrans) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Muhammad Nurdin, diterima langsung Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler bersama Ketua DPRD Luwu Timur, H. Amran Syam dan Kadis Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Perindustrian, H. Firnandus Ali, Kamis (09/08/2018).
Selain Dirjen PKTrans, tampak pula hadir Direktur Sarana dan Prasarana Dirjen PKT Trans, Sigit Mustofa Nuruddin, Direktur Perencanaan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Bambang Widyatmiko, Kepala Bidang Pembangunan Bidang Balai Besar Jalan Nasional, Rahman Jamil, dan Kepala Bidang Pelaksanaan Pemanfaatan Jaringan Sumber Daya, Surya Darma Hasyim.
Dalam kunker ini, Kemendes PDTT menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Bupati Luwu Timur berupa Pembangunan Permukiman Transmigrasi Mahalona SP.1 SKP.C, Pembangunan Jembatan, Pembangunan Jalan 3 KM, Peralatan Olahraga di SP.4 Rice Milling Unit (RMU) dan peralatan belajar mengajar di SP.3, Bantuan Pengukuran dan Pembagian Lahan Usaha II di UPT Mahalona SP. 4 serta Bantuan Rehabilitasi Pustu, Kantor, Masjid dan Balai Desa di UPT Mahalona SP. 3 dengan total anggaran sebesar 12 M. lebih.
Tak hanya itu, dalam kunjungan kerjanya, Anggota DPR RI dan Pihak Kemendes PDTT mengelar dialog dengan masyarakat setempat di Aula Kantor Desa Buangin Mandiri.
“Kunjungan saya hari ini dalam rangka menyerap langsung aspirasi warga transmigran serta melihat langsung program pengembangan kawasan transmigrasi di Mahalona. Karena itu, saya berharap masyarakat bisa memberikan saran atau menyampaikan keinginan agar saya bisa memperjuangkan di pusat untuk mendapatkan penganggaran melalui APBN,” kata Bahrun Daido.
Dari hasil dialog dengan warga, Bahrun Daido telah mencatat berbagai aspirasi termasuk keluhan masyarakat terkait infrastruktur jalan dan jembatan di daerah itu.
Sementara Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler mengatakan, pihaknya selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur mengapresiasi Dirjen PKTrans yang begitu peduli terhadap pembangunan Transmigrasi di Kabupaten Luwu Timur.
“Dalam kesempatan ini, saya memberitahukan kepada Anggota DPR RI dan pak Dirjen bahwa Kabupaten Luwu Timur merupakan salah satu tujuan transmigrasi di Sulawesi Selatan. Olehnya itu, daerah perlu jadi perhatian, terutama infrastruktur jalan,” kata Bupati.
Dalam dialog itu, Husler juga menyampaikan beberapa harapannya, diantaranya agar dibantu untuk sertifikat lahan bagi warga transmigran hingga dukungan sarana dan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, termasuk pula bantuan untuk pengembangan usaha warga transmigran dalam mengelola hasil pertaniannya.
“Kita berharap dengan kunjungan kerja Komisi V DPR RI dan Dirjen PKTrans ini bisa memberikan solusi permasalahan didaerah ini, sehingga masyarakat yang bermukim didaerah ini dapat terbantu,” ungkap Husler.
Setelah melakukan dialog dengan masyarakat, rombongan kemudian langsung meninjau lokasi pembangunan jalan, jembatan dan lokasi pembangunan RMU serta meninjau lokasi percetakan sawah yang berada SP 2 di Desa Kalosi. (Soekma-IL/kominfo)